Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Makassar

Panduan komprehensif sertifikasi, pembinaan kompetensi, dan pemenuhan regulasi K3 Kemnaker / BNSP resmi di wilayah Makassar.

Status: Published
Dokumentasi Pelatihan & Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Makassar - CEK SERTIFIKASI
Pengawas Operasional Tambang 📍 Makassar

Sesi praktik uji kompetensi & pembinaan lisensi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Makassar terakreditasi resmi Kemnaker RI & BNSP.

Dokumentasi Pelatihan & Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Makassar - CEK SERTIFIKASI CEK SERTIFIKASI

Pendahuluan & Perkembangan Dinamika Industri di Makassar

Kota Makassar, yang diidentifikasi sebagai gerbang utama kawasan timur Indonesia, mengalami transformasi ekonomi dan industrialisasi yang masif dalam beberapa dekade terakhir. Sebagai pusat pertumbuhan perdagangan, industri pengolahan, proyek infrastruktur skala besar, sektor logistik, hingga kawasan pergudangan terpadu, lanskap bisnis di Makassar menuntut standar operasional yang tidak hanya efisien secara ekonomis, tetapi juga ketat dalam penerapan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pertumbuhan korporasi manufaktur, pabrik pengolahan hasil bumi, sektor maritim, serta ekspansi konstruksi bangunan bertingkat tinggi dan fasilitas energi membawa konsekuensi logis: peningkatan kompleksitas potensi bahaya di tempat kerja.

Dalam ekosistem industri yang bergerak dinamis ini, kehadiran tenaga kerja dan manajemen operasional yang kompeten dalam mitigasi risiko bukan lagi sekadar opsi administratif, melainkan fondasi kelangsungan bisnis. Setiap aktivitas pemindahan material berat, pengoperasian mesin produksi bertekanan tinggi, aktivitas di ketinggian, hingga pekerjaan di ruang terbatas (confined space) menyimpan potensi bahaya fatal apabila tidak dikendalikan secara sistematis. Di sinilah urgensi pemenuhan kompetensi melalui kualifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU menjadi sangat mendesak. Sertifikasi ini dirancang khusus untuk memastikan bahwa setiap lini operasional di tingkat lini pertama (first-line supervisor) memiliki legitimasi pengetahuan, keterampilan teknis, serta wewenang legal untuk mengawasi dan mengendalikan bahaya secara langsung di lapangan.

Bagi para pengusaha, direktur operasional, dan manajer HRD di wilayah Makassar dan sekitarnya, mengabaikan aspek legalitas kompetensi pengawas operasional berisiko melumpuhkan produktivitas perusahaan dalam sekejap apabila terjadi insiden kerja. Kebutuhan terhadap personel yang memegang sertifikasi resmi POP, POM (Penanggung Jawab Operasional Madya), dan POU (Penanggung Jawab Operasional Utama) menjadi indikator maturitas budaya K3 suatu entitas bisnis. Artikel komprehensif ini akan mengupas tuntas seluruh aspek krusial terkait layanan sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Makassar, mulai dari payung hukum, kurikulum, hingga strategi pemilihan penyelenggara jasa keselamatan dan kesehatan kerja (PJK3) yang kredibel.

Landasan Hukum & Regulasi Resmi (Kemnaker & Standar BNSP)

Sistem hukum ketenagakerjaan di Republik Indonesia menempatkan perlindungan tenaga kerja sebagai prioritas tertinggi yang tidak dapat ditawar. Secara hierarki regulasi, kewajiban untuk menyediakan pengawas operasional yang bersertifikasi merujuk pada undang-undang fundamental yaitu Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Pasal 3 dan Pasal 9 UU tersebut secara eksplisit mengamanatkan bahwa setiap pengurus atau pimpinan perusahaan diwajibkan untuk memberikan pembinaan, pengawasan, serta memastikan bahwa tenaga kerja yang dipekerjakan memiliki keahlian dan pemahaman yang memadai terhadap potensi bahaya di lingkungan kerjanya.

Lebih lanjut, dalam konteks operasional sektor industri khusus seperti pertambangan, energi, dan pabrik pengolahan mineral yang terintegrasi dengan regulasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), standar kompetensi kerja diatur secara ketat melalui Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Pengawas Operasional Pertama (POP) adalah legalitas minimum yang wajib dikantongi oleh seorang pengawas lini depan yang memimpin langsung para pekerja operasional di lapangan.

Konsekuensi hukum bagi perusahaan di Makassar yang mengabaikan regulasi ini sangatlah berat. Berdasarkan peraturan perundang-undangan K3 yang berlaku, mempekerjakan pengawas operasional tanpa lisensi resmi atau Surat Keputusan Penunjukan (SKP) dari instansi berwenang dapat menjatuhkan perusahaan pada sanksi administratif berlapis, mulai dari teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan operasional, pencabutan izin usaha, hingga sanksi pidana berat bagi manajemen apabila kelalaian tersebut berakibat pada kecelakaan kerja fatal atau kematian pekerja. Oleh karena itu, investasi pada pelatihan dan sertifikasi POP POM POU adalah bentuk perlindungan hukum (legal compliance) yang paling esensial bagi stabilitas dan reputasi korporasi.

Peran Strategis, Tugas Pokok, & Tanggung Jawab Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU

Seorang pemegang sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) bertindak sebagai ujung tombak manajerial K3 di tingkat operasional harian. Mereka adalah jembatan komunikasi antara kebijakan manajemen puncak (Top Management) dengan para pekerja di lantai produksi atau lapangan. Tugas pokok seorang POP mencakup pelaksanaan inspeksi keselamatan secara berkala, memimpin pertemuan keselamatan pra-kerja (toolbox meeting), mengevaluasi Analisis Keselamatan Pekerjaan (Job Safety Analysis / JSA), serta memastikan bahwa seluruh Standard Operating Procedure (SOP) dijalankan secara disiplin tanpa kompromi.

Di tempat kerja, tanggung jawab harian seorang POP meliputi:

  • Melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control / HIRADC) secara real-time sebelum suatu pekerjaan dimulai.
  • Memastikan kelayakan pakai alat pelindung diri (APD) serta peralatan kerja mekanik, elektrik, maupun struktural yang dioperasikan oleh tim di bawah pengawasannya.
  • Menghentikan segera aktivitas pekerjaan apabila ditemukan kondisi tidak aman (unsafe condition) atau tindakan tidak aman (unsafe action) yang berpotensi memicu kecelakaan.
  • Menjadi pemimpin tanggap darurat tingkat pertama ketika terjadi insiden minor, serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan investigasi kecelakaan kerja.
  • Menyusun laporan harian dan mingguan terkait catatan keselamatan operasional kepada supervisor tingkat menengah (POM) dan manajemen puncak (POU).

Manfaat langsung dari penerapan struktur pengawasan berjenjang (POP - POM - POU) ini sangat signifikan bagi perusahaan. Perusahaan tidak hanya mampu menekan angka kecelakaan kerja menuju target Zero Accident, tetapi juga memangkas biaya tidak langsung akibat insiden seperti kerusakan mesin, klaim asuransi yang melonjak, hilangnya jam kerja produktif, serta denda hukum. Selain itu, keberadaan personel bersertifikasi POP POM POU merupakan nilai tambah yang sangat krusial dalam audit sertifikasi sistem manajemen seperti SMK3 (PP No. 50 Tahun 2012) dan ISO 45001:2018.

Kurikulum Pelatihan, Silabus Materi, & Uji Kompetensi

Program pembinaan dan sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) dirancang secara komprehensif melalui silabus terstruktur yang memadukan teori manajemen K3 modern dan aplikasi praktis di lapangan. Selama masa pelatihan yang biasanya berlangsung selama beberapa hari intensif, peserta akan dibekali dengan materi-materi mendalam yang meliputi:

  • Peraturan Perundang-undangan K3: Memahami hak dan kewajiban pengawas operasional berdasarkan hukum positif di Indonesia.
  • Dasar-Dasar Keselamatan Pertambangan & Industri: Filosofi pencegahan kecelakaan, statistik kecelakaan, dan pentingnya budaya keselamatan kerja (safety culture).
  • Identifikasi Bahaya, Evaluasi, dan Pengendalian Risiko (HIRADC): Teknik praktis mengenali sumber bahaya di area kerja nyata dan merumuskan hirarki pengendalian risiko (elimination, substitution, engineering, administrative, PPE).
  • Inspeksi Keselamatan Kerja & Observasi Tugas: Metodologi melakukan inspeksi terencana dan tidak terencana serta cara memberikan umpan balik konstruktif kepada pekerja.
  • Investigasi Kecelakaan Kerja: Teknik menganalisis akar penyebab kecelakaan (root cause analysis) menggunakan metode terstandar agar insiden serupa tidak berulang.
  • Keselamatan Kerja pada Spesifik Area: Pengawasan alat berat, listrik, bahan kimia berbahaya, dan pencegahan kebakaran.

Setelah sesi penyampaian materi dan diskusi interaktif selesai, tahapan krusial berikutnya adalah uji kompetensi. Ujian ini diselenggarakan oleh asesor berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) atau lembaga resmi yang ditunjuk. Ujian terbagi menjadi dua tahap utama: Uji Tertulis (Theory Test) untuk menguji penguasaan regulasi dan konsep analitis, serta Uji Lisan / Wawancara serta Praktik Simulasi Lapangan untuk menilai kemampuan peserta dalam memimpin situasi darurat dan mengaplikasikan teknik inspeksi. Kelulusan dalam uji kompetensi ini menjadi tiket utama diterbitkannya Sertifikat Kompetensi dan Lisensi resmi.

Persyaratan Dokumen & Kualifikasi Calon Peserta di Makassar

Untuk memastikan efektivitas proses pembelajaran dan legitimasi keluaran sertifikasi, calon peserta program Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) di Makassar diwajibkan memenuhi kualifikasi administratif maupun akademis tertentu. Persyaratan ini umumnya merujuk pada standar baku yang ditetapkan oleh instansi teknis terkait:

Kualifikasi Pendidikan & Pengalaman

  • Pendidikan minimal SLTA/Sederajat dengan pengalaman kerja di bidang operasional industri/pertambangan yang relevan.
  • Lulusan Diploma (D3) atau Sarjana (S1) teknik atau bidang terkait dengan masa kerja yang dipersyaratkan.
  • Memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter (tidak buta warna dan bebas narkoba).

Kelengkapan Berkas Administrasi

  • Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
  • Pas foto terbaru dengan latar belakang merah (ukuran 3x4 atau 4x6).
  • Salinan ijazah terakhir yang dilegalisir.
  • Surat rekomendasi atau surat tugas resmi dari perusahaan tempat peserta bekerja di Makassar.
  • Curriculum Vitae (CV) terbaru yang mencatat riwayat pekerjaan di bidang operasional.

Kelengkapan dokumen ini wajib diverifikasi oleh penyelenggara pelatihan sebelum pelaksanaan kursus dimulai untuk memastikan tidak ada kendala dalam proses registrasi data ke sistem pusat sertifikasi.

Studi Kasus & Mitigasi Risiko Nyata di Lingkungan Kerja

Sebagai ilustrasi nyata penerapan kompetensi POP POM POU, mari kita telaah sebuah skenario di sektor logistik dan pergudangan modern di kawasan industri Makassar (Kawasan Industri Makassar - KIMA). Sebuah perusahaan bongkar muat logistik mengalami peningkatan insiden kecil berupa terjepitnya tangan pekerja saat memindahkan kontainer kargo dan kerusakan struktur rak penyimpanan akibat manuver forklift yang tidak terkendali.

Dalam situasi ini, seorang pengawas lini pertama yang memegang sertifikasi POP tidak akan tinggal diam menunggu insiden besar terjadi. Langkah mitigasi preventif dan korektif yang sistematis segera dieksekusi:

  1. Evaluasi Jalur Lalu Lintas (Traffic Management): POP memimpin inspeksi mendadak pada jalur operasional forklift, menetapkan batas kecepatan maksimal yang ketat, serta memasang cembung cembung pengaman (convex mirror) di titik-titik tikungan buta gudang.
  2. Revisi Job Safety Analysis (JSA): Mengadakan briefing ulang dengan seluruh operator alat angkat dan buruh angkut untuk mengevaluasi ulang teknik pengikatan kargo dan posisi berdiri yang aman saat proses bongkar muat.
  3. Penegakan Aturan APD Wajib: Mewajibkan penggunaan sarung tangan tahan benturan khusus dan sepatu pelindung dengan toe-cap baja bagi seluruh kru logistik tanpa terkecuali.
  4. Pelatihan Penyegaran (Refresher Talk): Menggelar sesi 10 menit setiap pagi sebelum shift kerja dimulai untuk membahas potensi bahaya harian di gudang tersebut.

Hasil dari intervensi proaktif berbasis kompetensi POP ini terbukti mampu menurunkan angka nyaris celaka (near-miss) hingga 80% dalam kurun waktu tiga bulan, sekaligus mengembalikan kepercayaan klien terhadap standar operasional perusahaan tersebut.

Tips Memilih Lembaga PJK3 Resmi & Kredibel di Wilayah Makassar

Memilih Penyedia Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) atau lembaga pelatihan resmi yang menyelenggarakan program POP POM POU di Makassar tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mengingat maraknya sertifikasi abal-abal yang tidak diakui oleh negara, perusahaan dan profesional harus bersikap teliti. Berikut adalah tips esensial dalam menyeleksi lembaga pelatihan K3:

  • Legalitas & Akreditasi Resmi: Pastikan PJK3 tersebut memiliki Surat Keputusan Penunjukan (SK Penunjukan) yang masih aktif dari Kementerian Ketenagakerjaan RI atau terakreditasi oleh BNSP untuk menyelenggarakan pelatihan bidang operasional pertambangan/industri.
  • Kualitas Instruktur Profesional: Periksa latar belakang para pengajar. Lembaga kredibel selalu menghadirkan instruktur senior yang memiliki pengalaman praktis bertahun-tahun di lapangan, bukan sekadar teoritikus akademis.
  • Fasilitas Pembelajaran yang Memadai: Pilihlah lembaga yang menyediakan fasilitas kelas representatif, modul pelatihan cetak maupun digital yang mutakhir, serta dukungan metode pembelajaran blended learning apabila diperlukan fleksibilitas waktu.
  • Transparansi Proses dan Penerbitan Sertifikat: Lembaga terpercaya memberikan kepastian waktu penerbitan SKP dan sertifikat asli bernomor registrasi yang dapat diverifikasi keasliannya melalui database resmi pemerintah atau lembaga penerbit.

FAQ: Pertanyaan Populer Seputar Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Makassar

Apa perbedaan mendasar antara kualifikasi POP, POM, dan POU?

Perbedaan utamanya terletak pada tingkat tanggung jawab manajerial dan jenjang operasionalnya. POP (Penanggung Jawab Operasional Pertama) diperuntukkan bagi pengawas lini depan yang memimpin langsung pekerja di lapangan. POM (Penanggung Jawab Operasional Madya) ditujukan bagi tingkat manajer menengah yang membawahi beberapa area operasional. Sedangkan POU (Penanggung Jawab Operasional Utama) adalah level tertinggi yang dipegang oleh pimpinan tertinggi di lokasi proyek atau pabrik yang bertanggung jawab penuh atas seluruh aspek keselamatan dan operasional secara menyeluruh.

Berapa lama masa berlaku sertifikat dan lisensi POP setelah diterbitkan?

Secara umum, sertifikat kompetensi dan lisensi/SKP pengawas operasional memiliki masa berlaku tertentu (biasanya 3 tahun atau mengikuti ketentuan regulasi sektoral yang berlaku). Setelah masa tersebut berakhir, pemegang lisensi diwajibkan untuk mengikuti program penyegaran (refresher course) dan perpanjangan lisensi agar kompetensinya tetap terbarukan sesuai perkembangan regulasi terbaru.

Apakah pelatihan POP di Makassar dapat diikuti oleh perorangan atau harus melalui perusahaan?

Program pelatihan POP dapat diikuti secara mandiri oleh perorangan (pribadi) yang ingin meningkatkan nilai tawar (value) di pasar kerja, maupun diutus secara kolektif oleh perusahaan. Namun, untuk penerbitan beberapa jenis lisensi operasional khusus, rekomendasi atau surat penugasan dari perusahaan tetap menjadi salah satu dokumen administratif pendukung yang sangat dianjurkan.

Bagaimana jika peserta tidak lulus dalam ujian kompetensi POP?

Lembaga PJK3 yang kredibel umumnya memberikan kesempatan remedial atau ujian ulang bagi peserta yang belum memenuhi ambang batas kelulusan (passing grade) pada ujian teori maupun praktik, dengan bimbingan tambahan dari instruktur sebelum jadwal ujian ulang ditetapkan.

Apakah sertifikat POP yang diperoleh di Makassar berlaku secara nasional di seluruh Indonesia?

Ya. Sertifikat kompetensi yang diterbitkan melalui lembaga resmi berlisensi Kemnaker RI atau BNSP memiliki kekuatan hukum dan validitas penuh yang diakui secara nasional di seluruh wilayah Republik Indonesia, sehingga sangat fleksibel digunakan lintas provinsi dan pulau.

Kesimpulan & Langkah Pengambilan Sertifikasi

Investasi pada keselamatan kerja melalui pemenuhan legalitas kompetensi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU adalah langkah strategis yang tidak bisa ditawar lagi bagi kemajuan industri di Kota Makassar. Dengan memiliki pengawas operasional yang terlatih, bersertifikat resmi, dan memiliki mentalitas preventif yang tinggi, perusahaan Anda tidak hanya mengamankan aset fisik dan finansial, tetapi juga membangun reputasi sebagai korporasi yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan kepatuhan hukum.

Jangan tunggu hingga insiden kerja merugikan operasional bisnis Anda. Tingkatkan standar K3 perusahaan Anda sekarang juga dengan mendaftarkan tim profesional Anda pada program pelatihan dan sertifikasi POP POM POU bersama lembaga PJK3 resmi terakreditasi di Makassar. Hubungi konsultan ahli kami hari ini untuk mendapatkan jadwal pelatihan terdekat, panduan lengkap persiapan dokumen, serta penawaran korporat terbaik demi mewujudkan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

LOKASI PENYELENGGARAAN

Titik Lokasi Google Maps & Alamat Training Center di Makassar (Sulawesi Selatan)

Tempat uji kompetensi terverifikasi dan workshop alat riil untuk pelatihan Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU.

TITIK LOKASI & ALAMAT WILAYAH MAKASSAR (SULAWESI SELATAN)

Lokasi Pelatihan & Uji Praktik Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU - Makassar

Sentra Training & TUK PJK3 Training Sertifikasi, Kawasan Sentra Industri, Makassar, Sulawesi Selatan

Buka di Google Maps
Layanan Konsultasi K3 Resmi

Konsultasi & Pengambilan Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Makassar

Ingin mendapatkan informasi lengkap mengenai jadwal pelatihan terdekat, persyaratan registrasi, biaya sertifikasi resmi Kemnaker RI / BNSP, atau pengajuan proposal In-House Training untuk perusahaan Anda? Hubungi konsultan K3 kami sekarang:

Hubungi WhatsApp: +62 811-8500-177
Kontak Cepat: WhatsApp 62 811-8500-177 (24/7 Fast Response)
Lokasi Pelatihan

Dapatkan Pembinaan & Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Kota Makassar

CEK SERTIFIKASI melayani pelatihan dan sertifikasi K3 di seluruh Indonesia. Pilih kota terdekat Anda untuk informasi jadwal dan pendaftaran.

Mengapa Memilih CEK SERTIFIKASI?

Terdaftar Resmi Kemnaker RI

Semua program pelatihan kami terdaftar dan diawasi langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI

Instruktur Bersertifikat

Dibimbing oleh instruktur profesional dengan pengalaman 15+ tahun di industri K3

Proses Cepat & Efisien

Pengurusan sertifikat cepat tanpa ribet, langsung ke Kemnaker RI

10,000+ Peserta Puas

Dipercaya oleh ribuan perusahaan dan profesional di seluruh Indonesia

Jangkauan Layanan Resmi Kota Makassar

Daftar Kelurahan & Kecamatan Layanan Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Kota Makassar

CEK SERTIFIKASI melayani pembinaan, sertifikasi kompetensi, perpanjangan lisensi, dan In-House Training Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di 70 Kelurahan & 7 Kecamatan Kota Makassar. Instruktur kami siap hadir langsung ke perusahaan atau lokasi operasional Anda.

Filter Kecamatan:

Kel. Baru

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Bulo Gading

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. La'latang

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Lajangiru

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Losari

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Maloku

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Mangkura

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Pisang Selatan

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Pisang Utara

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Sawerigading

Kecamatan Ujung Pandang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Bakung

Kecamatan Biringkanaya
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Berua

Kecamatan Biringkanaya
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Bulurokeng

Kecamatan Biringkanaya
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Daya

Kecamatan Biringkanaya
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Paccerakkang

Kecamatan Biringkanaya
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Pai

Kecamatan Biringkanaya
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Sudiang

Kecamatan Biringkanaya
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Sudiang Raya

Kecamatan Biringkanaya
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Untia

Kecamatan Biringkanaya
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Karampuang

Kecamatan Panakkukang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Kassi-Kassi

Kecamatan Panakkukang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Masale

Kecamatan Panakkukang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Pampang

Kecamatan Panakkukang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Panaikang

Kecamatan Panakkukang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Pandang

Kecamatan Panakkukang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Sinrijawa

Kecamatan Panakkukang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Tamamaung

Kecamatan Panakkukang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Tello Baru

Kecamatan Panakkukang
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Bira

Kecamatan Tamalanrea
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Kapasa

Kecamatan Tamalanrea
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Kapasa Raya

Kecamatan Tamalanrea
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Parang Tambung

Kecamatan Tamalanrea
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Tamalanrea

Kecamatan Tamalanrea
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Tamalanrea Indah

Kecamatan Tamalanrea
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Tamalanrea Jaya

Kecamatan Tamalanrea
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Bontorannu

Kecamatan Mariso
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Kampung Buyang

Kecamatan Mariso
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Kunjung Mae

Kecamatan Mariso
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Lette

Kecamatan Mariso
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Mario

Kecamatan Mariso
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Mariso

Kecamatan Mariso
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Mattoangin

Kecamatan Mariso
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Panambungan

Kecamatan Mariso
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Tamparang Keke

Kecamatan Mariso
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Buloa

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Bunga Eja Beru

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Kaluku Bodoa

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Kalukuang

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. La'latang

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Lakkang

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Lembo

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Pannampu

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Rappojawa

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Rappokalling

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Suangga

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Tallo

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Tammua

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Ujung Pandang Baru

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Wala-Walaya

Kecamatan Tallo
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Balla Parang

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Banta-Bantaeng

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Bonto Makkio

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Buakana

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gunung Sari

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Karunrung

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Kassi-Kassi

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Mapala

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Minasa Upa

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Rappocini

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Tidung

Kecamatan Rappocini
Penanggung Jawab Opera...

📍 Layanan Resmi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU Kota Makassar: Pembinaan lisensi resmi Kemnaker RI & BNSP, sertifikasi personil, serta In-House Training langsung ke perusahaan Anda yang berlokasi di seluruh 70 kelurahan dan 7 kecamatan Kota Makassar.

Konsultasi WhatsApp Cek Sertifikasi