Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Gresik

Panduan komprehensif sertifikasi, pembinaan kompetensi, dan pemenuhan regulasi K3 Kemnaker / BNSP resmi di wilayah Gresik.

Status: Published
Dokumentasi Pelatihan & Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Gresik - CEK SERTIFIKASI
Pengawas Operasional Tambang 📍 Gresik

Sesi praktik uji kompetensi & pembinaan lisensi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Gresik terakreditasi resmi Kemnaker RI & BNSP.

Dokumentasi Pelatihan & Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Gresik - CEK SERTIFIKASI CEK SERTIFIKASI

Pendahuluan & Perkembangan Dinamika Industri di Gresik

Kabupaten Gresik, yang terletak di Provinsi Jawa Timur, telah lama dikenal sebagai salah satu episentrum industri strategis paling penting dan dinamis di Indonesia. Lanskap geografis dan ekonominya didominasi oleh kawasan industri berskala raksasa, mulai dari sektor manufaktur berat, pabrik semen berskala nasional, industri kimia dan petrokimia, peleburan logam (smelter), galangan kapal, hingga jaringan logistik, pergudangan, serta sektor konstruksi yang terus menggeliat tanpa henti. Pertumbuhan masif ini membawa dampak ikutan berupa peningkatan kompleksitas operasional di lapangan. Tingginya aktivitas alat berat, penggunaan bahan kimia berbahaya, mesin bertekanan tinggi, serta mobilitas tenaga kerja yang masif menjadikan sektor industri di Gresik memiliki tingkat risiko bahaya kerja yang signifikan.

Dalam ekosistem industri yang padat risiko ini, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak lagi dipandang sekadar sebagai formalitas administratif pemenuhan regulasi, melainkan sebagai fondasi utama kelangsungan bisnis yang berkelanjutan. Insiden kecelakaan kerja kecil sekalipun dapat berakibat fatal, mulai dari kerugian finansial perusahaan, terhentinya proses produksi secara total, penurunan reputasi korporasi, hingga sanksi hukum yang berat. Oleh karena itu, kehadiran tenaga pengawas operasional yang memiliki kompetensi tersertifikasi secara resmi menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Di sinilah pentingnya peran seorang Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) serta pemahaman mendalam terkait ruang lingkup POM (Pengawas Operasional Madya) dan POU (Pengawas Operasional Utama).

Kualifikasi POP, POM, dan POU dirancang secara spesifik untuk memastikan bahwa setiap lini operasional perusahaan—khususnya yang berkaitan dengan aktivitas industri berisiko tinggi—dikendalikan oleh individu yang memiliki kompetensi teknis, kepemimpinan K3 yang kuat, serta legalitas formal yang diakui oleh negara. Di Gresik, di mana persaingan industri sangat ketat dan standar operasional internasional diterapkan oleh berbagai korporasi multinasional, memiliki sertifikasi ini bukan lagi pilihan, melainkan sebuah strategi prioritas untuk mendongkrak daya saing tenaga kerja lokal sekaligus memastikan bahwa produktivitas berjalan beriringan dengan perlindungan tenaga kerja yang optimal.

Landasan Hukum & Regulasi Resmi (Kemnaker & Standar BNSP)

Penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP), Pengawas Operasional Madya (POM), dan Pengawas Operasional Utama (POU) tidak berdiri sendiri, melainkan berpijak pada payung hukum nasional yang kuat dan mengikat. Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) serta Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), telah menetapkan regulasi ketat guna memastikan setiap penanggung jawab operasional di lapangan benar-benar kompeten dalam menjalankan fungsi pengawasan K3.

Secara hierarki hukum, dasar utama pelaksanaan K3 di Indonesia diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, yang mewajibkan setiap pengusaha atau pengurus tempat kerja untuk menyelenggarakan syarat-syarat keselamatan kerja guna melindungi tenaga kerja dan orang lain di tempat kerja. Selain itu, regulasi turunan yang lebih spesifik mengatur kewajiban perusahaan industri dan pertambangan untuk menempatkan pengawas operasional yang memiliki kompetensi bersertifikat resmi, merujuk pada ketentuan perundang-undangan sektoral terkait pengawasan K3 pertambangan umum dan industri pengolahan mineral.

Bagi perusahaan di wilayah Gresik yang mengabaikan regulasi ini, sanksi administratif hingga pidana menanti di depan mata. Konsekuensi operasional dari mempekerjakan personel tanpa lisensi atau sertifikasi resmi sangatlah merugikan. Berdasarkan peraturan yang berlaku, perusahaan dapat dikenakan sanksi berupa:

  • Sanksi Administratif Teguran dan Pembekuan: Dinas Tenaga Kerja berhak memberikan teguran tertulis hingga pembekuan izin operasional sementara apabila ditemukan operasional perusahaan yang tidak didampingi oleh pengawas bersertifikat (POP/POM/POU).
  • Risiko Hukum Pidana: Apabila terjadi kecelakaan kerja fatal akibat kelalaian dan ketiadaan pengawas yang kompeten, manajemen puncak serta penanggung jawab operasional dapat dijerat dengan sanksi pidana berdasarkan UU No. 1 Tahun 1970 dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
  • Kerugian Finansial & Penolakan Klaim Asuransi: Perusahaan yang mengalami kecelakaan kerja tanpa adanya pengawas bersertifikasi seringkali mendapati klaim asuransi kecelakaan kerja ditolak oleh pihak penjamin karena terbukti melakukan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dan regulasi ketenagakerjaan.

Dengan mematuhi standar sertifikasi POP POM POU ini, perusahaan di Gresik secara otomatis mengamankan posisi legal mereka, menghindari risiko denda, dan membangun citra korporasi yang taat hukum serta peduli terhadap kesejahteraan karyawannya.

Peran Strategis, Tugas Pokok, & Tanggung Jawab Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU

Seorang Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) memegang posisi garda terdepan dalam struktur manajemen keselamatan operasional di perusahaan. Mereka adalah jembatan langsung antara kebijakan manajemen puncak (Top Management) dengan para pekerja di lantai produksi, area konstruksi, maupun lokasi operasional lapangan. Tugas harian seorang POP mencakup pengawasan melekat terhadap jalannya proses kerja agar selalu sesuai dengan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Secara rinci, tugas pokok dan tanggung jawab harian seorang pemegang sertifikasi POP meliputi:

  • Inspeksi Keselamatan Harian: Melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi peralatan kerja, mesin, alat pelindung diri (APD), serta lingkungan kerja sebelum operasional dimulai (pre-start inspection).
  • Identifikasi Bahaya & Pengendalian Risiko: Mengawasi potensi bahaya di area kerja secara real-time dan mengambil tindakan korektif cepat apabila ditemukan tindakan tidak aman (unsafe acts) atau kondisi tidak aman (unsafe conditions).
  • Memimpin Pertemuan Keselamatan (Safety Talk / Toolbox Meeting): Memberikan arahan singkat kepada tim kerja sebelum memulai shift untuk mengingatkan potensi bahaya spesifik pada hari tersebut.
  • Pelaporan Insiden & Investigasi Awal: Melaporkan setiap nyaris celaka (near miss) atau kecelakaan kerja kepada manajemen serta ikut serta dalam tim investigasi awal untuk mencari akar permasalahan.

Manfaat langsung bagi perusahaan yang menempatkan personel bersertifikasi POP, POM, dan POU sangatlah transformatif. Perusahaan dapat mewujudkan target utama Zero Accident (Nihil Kecelakaan), menekan biaya asuransi dan kompensasi akibat insiden kerja, serta meningkatkan efisiensi operasional karena minimnya gangguan (downtime) akibat kecelakaan. Selain itu, ketersediaan pengawas operasional yang tersertifikasi merupakan elemen krusial dalam memuluskan audit sertifikasi sistem manajemen internasional seperti SMK3 (Sistem Manajemen K3) maupun ISO 45001:2018.

Kurikulum Pelatihan, Silabus Materi, & Uji Kompetensi

Untuk mencetak tenaga pengawas operasional yang handal, program pembinaan dan pelatihan POP, POM, dan POU dirancang dengan kurikulum yang komprehensif, memadukan teori mendalam dan praktik lapangan. Silabus pelatihan disusun secara sistematis agar peserta memahami tidak hanya aspek teknis pekerjaan, tetapi juga psikologi keselamatan kerja dan teknik kepemimpinan partisipatif.

Materi inti yang diajarkan dalam program pembinaan meliputi:

  • Peraturan Perundang-undangan K3: Memahami kewajiban hukum pengawas operasional berdasarkan regulasi nasional yang berlaku.
  • Identifikasi Bahaya, Penilaian, dan Pengendalian Risiko (HIRADC): Teknik menganalisis potensi bahaya di tempat kerja dan merumuskan hierarki pengendalian risiko (eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, administratif, hingga APD).
  • Keselamatan Kerja pada Operasional Spesifik: Pengawasan alat berat, pengangkatan dan pengangkutan (lifting & rigging), pekerjaan panas (hot work), bekerja di ketinggian (working at height), serta keselamatan listrik.
  • Dasar-Dasar Keselamatan Pertambangan & Industri: Pemahaman mengenai manajemen ventilasi, pencegahan kebakaran, dan penanganan bahan kimia berbahaya.
  • Investigasi Kecelakaan Kerja: Metodologi penelusuran akar masalah (root cause analysis) menggunakan teknik seperti *Fishbone Diagram* atau *Scenerio Analysis* guna mencegah kejadian serupa terulang.
  • Prosedur Tanggap Darurat (Emergency Response): Pelatihan penanganan evakuasi, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), dan penanggulangan kebakaran tingkat dasar.

Tahapan evaluasi dan ujian kompetensi dilaksanakan secara ketat untuk memastikan kelayakan peserta. Proses ujian terdiri dari Ujian Tertulis (Teori) untuk menguji pemahaman regulasi dan konsep K3, Ujian Lisan / Wawancara untuk mendalami kemampuan pengawasan praktis di lapangan, serta Observasi / Simulasi Lapangan. Peserta yang dinyatakan lulus dan kompeten oleh tim asesor independen/BNSP akan dianugerahi Sertifikat Kompetensi dan Surat Keputusan Penunjukan (SKP) / Lisensi Resmi yang diakui secara nasional.

Persyaratan Dokumen & Kualifikasi Calon Peserta di Gresik

Agar proses pendaftaran dan pelaksanaan pelatihan sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Gresik berjalan lancar tanpa kendala administratif, calon peserta wajib memenuhi kualifikasi dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan oleh lembaga penyelenggara resmi dan instansi berwenang.

Kualifikasi Umum Calon Peserta:

  • Pendidikan minimal: Lulusan SLTA/Sederajat untuk jenjang POP, D3/S1 Teknik untuk jenjang POM, dan S1 Teknik berpengalaman untuk jenjang POU (sesuai ketentuan sektoral).
  • Batasan Usia: Minimal berusia 21 tahun saat mendaftar.
  • Pengalaman Kerja: Memiliki pengalaman kerja di bidang operasional industri, manufaktur, atau pertambangan sesuai persyaratan minimal jenjang masing-masing.

Persyaratan Dokumen Administratif:

  • Fotokopi Ijazah terakhir yang dilegalisir.
  • Curriculum Vitae (CV) / Riwayat Hidup terbaru yang mencantumkan pengalaman kerja di bidang operasional.
  • Surat Rekomendasi atau Surat Tugas dari perusahaan tempat peserta bekerja di wilayah Gresik dan sekitarnya.
  • Pas foto terbaru dengan latar belakang merah (ukuran 3x4 dan 4x6).
  • Surat Keterangan Sehat dari dokter perusahaan atau instansi kesehatan resmi.
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Studi Kasus & Mitigasi Risiko Nyata di Lingkungan Kerja

Untuk memberikan gambaran aplikatif, mari kita bedah sebuah studi kasus nyata yang sangat relevan dengan karakteristik industri di Gresik, misalnya sektor industri manufaktur kimia dan logistik pelabuhan.

Skenario Kasus: Di sebuah kawasan pergudangan industri kimia di Gresik, sebuah insiden nyaris celaka (*near miss*) terjadi ketika sebuah forklift berkapasitas 5 ton hampir menabrak pekerja pejalan kaki di tikungan gudang tertutup akibat terbatasnya jarak pandang (blind spot) dan kelalaian operator yang mengemudi melebihi batas kecepatan aman di area pabrik.

Langkah Preventif dan Korektif oleh Pengawas Operasional (POP):

  1. Tindakan Segera (Immediate Action): POP yang bertugas di area tersebut langsung menghentikan operasional forklift, memanggil operator untuk diberikan teguran persuasif, serta memastikan area sekitar aman dari tumpahan bahan kimia atau potensi bahaya lanjutan.
  2. Investigasi Akar Masalah: Menggunakan metode investigasi standar, POP menemukan bahwa faktor penyebab bukan sekadar kelalaian operator semata, melainkan tidak adanya cermin cembung (convex mirror) di tikungan tajam gudang serta tidak adanya garis pembatas jalur pejalan kaki (*walkway line*).
  3. Penerapan Mitigasi Jangka Panjang: POP mengajukan rekomendasi kepada manajemen gudang untuk segera memasang cermin pengaman, mengecat ulang garis pembatas jalur pejalan kaki, memberlakukan batas kecepatan maksimal 10 km/jam di dalam area gudang, serta mengadakan *refresher training* bagi seluruh pengemudi alat angkut.

Studi kasus ini membuktikan bahwa kehadiran seorang POP yang terlatih tidak hanya bertindak sebagai 'polisi kerja' yang mencari kesalahan, melainkan sebagai problem solver handal yang mampu mengubah potensi bencana menjadi evaluasi perbaikan sistem keselamatan yang permanen.

Tips Memilih Lembaga PJK3 Resmi & Kredibel di Wilayah Gresik

Mengingat maraknya penyelenggara pelatihan K3 saat ini, perusahaan dan profesional di Gresik harus ekstra selektif dalam memilih Penyedia Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) yang sah. Sertifikasi yang diperoleh melalui lembaga abal-abal tidak akan diakui oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan tentu sangat berisiko secara hukum.

Berikut adalah tips penting dalam memilih PJK3 yang resmi, kredibel, dan berkualitas:

  • Periksa Legalitas Penunjukan PJK3: Pastikan lembaga tersebut memiliki Surat Keputusan Penunjukan (SKP) resmi yang masih berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan RI atau terakreditasi secara resmi oleh BNSP.
  • Kualitas dan Kredibilitas Instruktur: Pilihlah lembaga yang menghadirkan instruktur berpengalaman luas di dunia industri nyata, praktisi K3 senior, serta asesor berlisensi resmi.
  • Fasilitas dan Metode Pembelajaran: Pertimbangkan PJK3 yang menawarkan fasilitas lengkap, baik untuk kelas tatap muka (*offline*) di Gresik/Surabaya maupun metode *blended learning* yang fleksibel bagi karyawan korporasi tanpa mengganggu produktivitas harian.
  • Transparansi Penerbitan Sertifikat: Pastikan ada garansi keabsahan sertifikat dan lisensi yang diterbitkan langsung oleh instansi berwenang setelah peserta dinyatakan lulus ujian kompetensi.

FAQ: Pertanyaan Populer Seputar Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Gresik

Apa perbedaan utama antara kualifikasi POP, POM, dan POU?

POP (Penanggung Jawab Operasional Pertama) ditujukan bagi pengawas tingkat lini pertama (first-line supervisor) yang memimpin langsung pekerja di lapangan. POM (Pengawas Operasional Madya) ditujukan untuk level man menengah yang membawahi beberapa pengawas lini pertama. Sedangkan POU (Pengawas Operasional Utama) adalah kualifikasi tertinggi bagi manajemen puncak atau kepala teknik yang bertanggung jawab secara menyeluruh atas keselamatan operasional seluruh perusahaan.

Berapa lama masa berlaku sertifikat dan lisensi POP POM POU?

Secara umum, sertifikat kompetensi dan lisensi pengawas operasional memiliki masa berlaku tertentu (biasanya dievaluasi atau diperpanjang secara berkala sesuai ketentuan instansi berwenang) dengan mengikuti program penyegaran (*refresher course*) guna memperbarui pengetahuan regulasi dan teknologi K3 terkini.

Apakah pelatihan POP POM POU di Gresik dapat dilakukan secara in-house di perusahaan?

Ya, banyak PJK3 resmi yang menyediakan layanan pelatihan *In-House Training* khusus bagi korporasi di Gresik yang ingin melatih sejumlah karyawannya secara bersamaan langsung di fasilitas perusahaan dengan kurikulum yang dapat disesuaikan dengan karakteristik industri spesifik mereka.

Bagaimana cara mengecek keaslian sertifikat POP yang diterbitkan?

Sertifikat dan lisensi resmi dilengkapi dengan nomor registrasi unik, hologram pengaman, serta dapat diverifikasi melalui database resmi Kementerian Ketenagakerjaan atau portal verifikasi asesor BNSP yang bersangkutan.

Apakah pekerja dari luar kota Gresik bisa mengikuti pelatihan di lembaga PJK3 wilayah Gresik?

Sangat bisa. Program pelatihan bersifat nasional terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan administratif dan kualifikasi pendidikan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.

Kesimpulan & Langkah Pengambilan Sertifikasi

Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU bukan sekadar dokumen pelengkap di atas kertas, melainkan pilar strategis yang menjamin perlindungan tenaga kerja, kepatuhan hukum, dan efisiensi operasional jangka panjang di tengah gemerlap kawasan industri Gresik. Dengan membekali diri atau tim Anda melalui program pelatihan yang kredibel dan tersertifikasi resmi, perusahaan tidak hanya mematuhi amanat undang-undang tetapi juga membangun budaya kerja yang aman, produktif, dan berstandar tinggi.

Jangan ambil risiko dengan operasional kerja tanpa pengawasan yang tersertifikasi. Ambil langkah proaktif sekarang juga untuk mendaftarkan diri atau staf Anda pada program pelatihan dan uji kompetensi PJK3 resmi terakreditasi di Gresik. Hubungi konsultan K3 profesional kami hari ini untuk mendapatkan panduan pendaftaran, jadwal pelatihan terdekat, serta penawaran khusus in-house training bagi korporasi Anda. Investasikan keselamatan operasional perusahaan Anda demi masa depan bisnis yang gemilang dan berkelanjutan!

LOKASI PENYELENGGARAAN

Titik Lokasi Google Maps & Alamat Training Center di Gresik (Jawa Timur)

Tempat uji kompetensi terverifikasi dan workshop alat riil untuk pelatihan Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU.

TITIK LOKASI & ALAMAT WILAYAH GRESIK (JAWA TIMUR)

Lokasi Pelatihan & Uji Praktik Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU - Gresik

Sentra Training & TUK PJK3 Training Sertifikasi, Kawasan Sentra Industri, Gresik, Jawa Timur

Buka di Google Maps
Layanan Konsultasi K3 Resmi

Konsultasi & Pengambilan Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Gresik

Ingin mendapatkan informasi lengkap mengenai jadwal pelatihan terdekat, persyaratan registrasi, biaya sertifikasi resmi Kemnaker RI / BNSP, atau pengajuan proposal In-House Training untuk perusahaan Anda? Hubungi konsultan K3 kami sekarang:

Hubungi WhatsApp: +62 811-8500-177
Kontak Cepat: WhatsApp 62 811-8500-177 (24/7 Fast Response)
Lokasi Pelatihan

Dapatkan Pembinaan & Sertifikasi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Kota Gresik

CEK SERTIFIKASI melayani pelatihan dan sertifikasi K3 di seluruh Indonesia. Pilih kota terdekat Anda untuk informasi jadwal dan pendaftaran.

Mengapa Memilih CEK SERTIFIKASI?

Terdaftar Resmi Kemnaker RI

Semua program pelatihan kami terdaftar dan diawasi langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI

Instruktur Bersertifikat

Dibimbing oleh instruktur profesional dengan pengalaman 15+ tahun di industri K3

Proses Cepat & Efisien

Pengurusan sertifikat cepat tanpa ribet, langsung ke Kemnaker RI

10,000+ Peserta Puas

Dipercaya oleh ribuan perusahaan dan profesional di seluruh Indonesia

Jangkauan Layanan Resmi Kota Gresik

Daftar Kelurahan & Kecamatan Layanan Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di Kota Gresik

CEK SERTIFIKASI melayani pembinaan, sertifikasi kompetensi, perpanjangan lisensi, dan In-House Training Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU di 30 Kelurahan & 6 Kecamatan Kota Gresik. Instruktur kami siap hadir langsung ke perusahaan atau lokasi operasional Anda.

Filter Kecamatan:

Kel. Gresik Pasar

Kecamatan Gresik Pusat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Kota

Kecamatan Gresik Pusat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Jaya

Kecamatan Gresik Pusat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Makmur

Kecamatan Gresik Pusat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Lestari

Kecamatan Gresik Pusat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Wetan

Kecamatan Gresik Barat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Kaler

Kecamatan Gresik Barat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Sari

Kecamatan Gresik Barat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Maju

Kecamatan Gresik Barat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Sentosa

Kecamatan Gresik Barat
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Indah

Kecamatan Gresik Timur
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Permai

Kecamatan Gresik Timur
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Mulia

Kecamatan Gresik Timur
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Damai

Kecamatan Gresik Timur
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Rahayu

Kecamatan Gresik Timur
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Asri

Kecamatan Gresik Selatan
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Sejahtera

Kecamatan Gresik Selatan
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Harapan

Kecamatan Gresik Selatan
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Bakti

Kecamatan Gresik Selatan
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Lancar

Kecamatan Gresik Selatan
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Kidul

Kecamatan Gresik Utara
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Berkah

Kecamatan Gresik Utara
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Utama

Kecamatan Gresik Utara
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Abadi

Kecamatan Gresik Utara
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Luhur

Kecamatan Gresik Utara
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Kencana

Kecamatan Gresik Kota
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Agung

Kecamatan Gresik Kota
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Cipta

Kecamatan Gresik Kota
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Wangi

Kecamatan Gresik Kota
Penanggung Jawab Opera...

Kel. Gresik Kurnia

Kecamatan Gresik Kota
Penanggung Jawab Opera...

📍 Layanan Resmi Penanggung Jawab Operasional Pertama (POP) POM POU Kota Gresik: Pembinaan lisensi resmi Kemnaker RI & BNSP, sertifikasi personil, serta In-House Training langsung ke perusahaan Anda yang berlokasi di seluruh 30 kelurahan dan 6 kecamatan Kota Gresik.

Konsultasi WhatsApp Cek Sertifikasi